123 Doa dalam Al Qur’an

1. MOHON AMPUN (Al A’raaf ayat 23)

“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi”. رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

2. KESELAMATAN KELUARGA (Nuh ayat 28)

Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang lalim itu selain kebinasaan”. رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلا تَبَارًا

3. MENGHADAPI PENGINGKAR DAKWAH IAl Mukminuun ayat 26 dn 39)

“Ya Tuhanku, tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku.” رَبِّ انْصُرْنِي بِمَا كَذَّبُونِ

4. MEMOHON KEMENANGAN (Asy Syu’araa’ ayat 118)

maka itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mu’min besertaku”. فَافْتَحْ بَيْنِي وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَنَجِّنِي وَمَنْ مَعِيَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

5. MEMOHON KEHANCURAN KAUM MUSYRIK (Nuh ayat 26 dan 27)

“Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. رَبِّ لا تَذَرْ عَلَى الأرْضِ مِنَ الْكَافِرِينَ دَيَّارًا
Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir. إِنَّكَ إِنْ تَذَرْهُمْ يُضِلُّوا عِبَادَكَ وَلا يَلِدُوا إِلا فَاجِرًا كَفَّارًا

6. DIJAUHKAN DARI PERMINTAAN YANG TIDAK LAYAK (Huud ayat 47)

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakikat) nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi.” رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ

7. KETIKA BANJIR MULAI SURUT (Al Mu;minuun ayat 29)

“Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat.” رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِينَ

8. AGAR ORANG KAFIR TIDAK DIBIARKAN HIDUP DI DUNIA (Nuh ayat 26)

“Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. رَبِّ لا تَذَرْ عَلَى الأرْضِ مِنَ

9. MEMOHON AMPUN (Al Muntahanah ayat 4 dan 5)

“Ya Tuhan kami, hanya kepada Engkaulah kami bertawakal dan hanya kepada Engkaulah kami bertobat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali, رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau, Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. رَبَّنَا لا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

10. MOHON AMPUN UNTUK BAPAKNYA (Asy Syu’araa; ayat 86)

dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat, وَاغْفِرْ لأبِي إِنَّهُ كَانَ مِنَ الضَّالِّينَ

Waghfir li-abii innahuu kaana minadh dhaalliin

Doa yang pernah dibaca oleh Nabi Ibrahim as ketika memohon ampun untuk Bapaknya yang masih tetap tidak mau beriman dan menyekutukan Allah dengan berhala

Doa tersebut tidak diperkenankan Allah Swt , seorang muslim tidak wajib dan bahkan dilarang untuk mendoakan memohon ampun kepada Allah Swt atas segala dosa yang telah diperbuatnya. Serang muslim hanya diperkenangkan memohonkan supaya orang tuanya termasuk kita, anak, karabat diberi hidayah oleh Allah Swt sehinga terpancar sinar ketauhidan akhirnya ia beriman

Rabbi habli-abii hidayatan innahuu kaana minadh dhaalliin
” Wahai Tuhanku, berikanlah hidayah kepada bapakku, karena dia termasuk dari golongan orang yang sesat”

Rabbi habli-ummii hidaayatan innahaa kaanatminadh dhaalliin
“Wahai Tuhanku, berikanlah hidayah kepada Ibuku, karena dia termasuk dari golongan orang-orang yang sesat”

Apabila Ibu kita sering berbuat maksiat maka doanya sebagai berikut:
Rabbigh firli-ummii innahaa kaanat minadhldlaalliin
“Wahai Tuhanku, Ampunilah ibuku, sesungguhnya dia termasuk dari golongan orang-orang yang sesat”

6 Responses to 123 Doa dalam Al Qur’an

  1. Adi Sucipto says:

    Thank

  2. ali maksum says:

    Sungguh bermanfa’at.

  3. hambalie says:

    om yang versi pdf nya ada gak om..???

    Thanks

    forward ke emailku yaa om

    : hambalie_ahmad@asia.com

  4. bekti says:

    terima kasih smg bisa menjadi inspirasi

  5. HA says:

    Akhi, bisa kopi paste dari link dibawah
    http:alquranalhadi.com/index.php/kajian/tema/1171/doa-doa-dalam-al-quran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s